19/09/2018 Oleh Redaksi 0

Prof Mahfud MD: “Di Sektor Hukum Harus Dibenahi di Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla”.

MATRANEWS.id — Di Indonesia saat ini banyak ahli hukum tetapi kekurangan penegak hukum. Akibatnya korupsi dan jual beli hukum masih menjadi penyakit yang merusak perjalanan negara.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof Mahfud MD berterus terang. Dalam konteks kekinian, Mahfud MD mengatakan banyak sekali sarjana, master, dan doktor ilmu hukum.

“Tapi banyak di antara mereka yang terlibat jual beli hukum dan melakukan korupsi atau membela koruptor dengan memanipulasi dalil-dalil dan pasal-pasal hukum yang dikuasainya,” kata Mahfud.

Hukum, menurut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu, sebagai ilmu bisa digunakan untuk mencari dalil yang bisa membenarkan yang salah dan menyalahkan yang benar.

Masih menurut Mahfud, “Sebagai ilmu dan ketrampilan menginterpretasi hukum itu mudah dipelajari, tapi jika dikerjakan tanpa kejujuran dan sikap moral yang baik maka bisa merusak masyarakat.”

Di sektor hukum merupakan hal yang harus dibenahi di pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. “Aparat penegak hukum kita itu rusak. Kita tidak bisa menutup mata. Jual beli hukum terjadi,” kata Mahfud yang  berharap pendamping Jokowi pada Pilpres 2019 mendatang bisa menutupi kekurangan ini.

“Dengan catatan yang bisa mengerjakan soal soal keadilan itu tidak harus ahli hukum seperti saya. Itu pemimpin latar belakang apa saja asal punya kemauan,” ujar Mahfud yang juga masuk dalam bursa cawapres Jokowi.

Menurut dia, pemimpin di tingkat atas harusnya bisa bersikap lebih tegas kepada jajaran aparat hukum dibawahnya.