26/09/2019 Oleh Redaksi 0

Deputi Cegah BNN Ajak Pengurus Asosiasi Media Digital, Untuk Siaran Radio Streaming

Anjan bercerita bagaimana di ruangan siaran radio ini juga berada medsos center, yang mengover, memonitor, dan mengevaluasi medsos yang ada di Indonesia.

 

MATRANEWS.id — Irjen (Pol) Drs Anjan Pramuka Putra tampak lebih segar. Padahal, Deputi Pencegahan BNN, sibuk sekali. Ia harus keliling dari kota satu ke kota lain di Indonesia, mengedukasi masyarakat hingga ke desa-desa.

Jenderal bintang dua ini, ramah dan bersahabat. Juga dekat dengan media massa. Kali ini mengaku, lebih sering bersilaturahmi aktivis anti narkoba serta pelbagai elemen di masyarakat, dalam konteks mengedukasi dan mencegah narkoba.

Sosok polisi yang secara track record “galak” terhadap bandar narkoba ini, lebih sering tersenyum. Pria kelahiran Semarang ini tak seperti saat bertugas di pemberantasan Narkoba, trengginas saat bertugas di Polda Metro Jaya.

Lelaki kelahiran 21 Januari 1963 ini hanya tertawa lebar, ketika diledek, dirinya sekarang ini yang makin seperti coach atau motivator. ” Penugasan dimana pun harus kita nikmati, karena ini amanah,” ujar pria yang mengaku walau sibuk, masih sempat olahraga lari dan berenang.

Pria yang berpengalaman dalam bidang reserse ini memang tampak semakin bersahaja.
Alumnus AKABRI tahun 1986, ini tak hanya mengajak dan mentraktir makan, namun mengajak main ke ruangan medsos center dan radio streaming dari: Cegah Narkoba Streaming Radio.

Kamis, 26 September 2019, Anjan Pramuka memaparkan program Bersinar, yakni Desa Bersih Narkoba. Juga mengajak pimpinan media digital untuk siaran di radio dengan tagline: ”Inovatif, Kreatif Tanpa Narkoba.”

Anjan bercerita bagaimana di ruangan siaran radio ini juga berada medsos center, yang mengover, memonitor, dan mengevaluasi medsos yang ada di Indonesia.

Dari Twitter, Instagram, Facebook, maupun lainnya untuk kemudian dianalisis, evaluasi, serta kampanye menjadi tepat sasaran.

Konten sesuai dengan segmen, posting juga responsif, bahkan mampu 24 jam secara otomatis dibantu sistem teknologi informasi.

Di ruang siber terhadap bahaya narkoba ini, Anjan kongkow dengan pengurus Asosiasi Media Digital Indonesia.

Tak sekedar diajak bersiaran streaming. ‘’Kami ajak seluruh anggota dari Asosiasi Media Digital seluruh Indonesia, untuk serius menjadi bagian dari cegah narkoba BNN,’’ ujar Anjan.

baca juga: majalah MATRA edisi cetak — klik ini