30/01/2019 Oleh Redaksi 0

BUMN Pegadaian & Tokopedia Diawasi OJK

Dalam skema jual emas ini, “Pihak Pegadaian sudah dicek fisik emasnya, bahwa emas fisiknya benar-benar ada.”

MATRANEWS.id — Emas dianggap sebagai instrumen investasi yang likuid dengan harga yang cenderung meningkat sehingga paling diminati masyarakat. Otoritas jasa keuangan(OJK) kembali menyerukan agar masyarakat jeli dan hati-hati melihat tawaran investasi.

Pengalaman lalu, bahwa masyarakat banyak yang kecewa dan trauma karena menjadi korban penipuan investasi emas. Fitur jual beli emas online memang sempat marak dan merugikan masyarakat, menggiurkan dengan topeng investasi.

“Memang bukan seperti deposito, yang dijamin LPS. Deposito untuk satu nasabah dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan maksimal dua miliar rupiah,” ujar Bambang W. Budiawan mengklarifikasi. Untuk investasi fintech emas, belum dijamin, tapi diawasi agar tidak merugikan masyarakat.

Sebagai Kepala Departemen Pengawasan IKNB 2B Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bambang dengan tegas memberi literasi yang obyektif dan benar soal investasi. Pentingnya pemberian informasi terkait sektor jasa keuangan menghindari jebakan investasi ilegal.

“OJK mendukung dan mengawasi sistem yang berkaitan digital ekonomi,” jelas Bambang ketika hadir dalam acara kolaborasi Pegadaian dan Tokopedia, di Tokopedia Tower, Ciputra World 2, lantai 52, Jakarta Selatan. Praktik perdagangan emas digital, berbeda dengan tabungan emas.

“Kegiatan di bidang investasi emas melalui aplikasi Tokopedia sangat aman, karena diasuransi,” jelas Harianto Widodo, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk PT Pegadaian (Persero) menegaskan. Menjual emas digital, beli emas tapi ini ada bendanya.

“Kami berterima kasih kepada OJK (Otoritas Jasa Keuangan) karena selain mengawasi, juga terus memberi support agar Pegadaian terus berinovasi dengan sistem keuangan digital,” jelas Harianto. Dalam skema jual emas ini, “Pihak Pegadaian sudah dicek fisik emasnya, bahwa emas fisiknya benar-benar ada.”

Pegadaian sebagai BUMN, masih menurut Harianto, berupaya branding lebih kuat, dengan produk dan layanan yang bisa dinikmati oleh masyarakat Indonesia. Salah satu layanan yang mendukung langsung upaya tersebut adalah program yang bertajuk Ayo Menabung Emas semacam ini.

Kerap bersentuhan langsung ke masyarakat, Pegadaian juga punya aplikasi mobile yang mempermudah produk yang akan digadai masyarakat. Pada dasarnya, Pegadaian ini menjadi alternatif pembiayaan yang paling mudah bagi masyarakat, dibandingkan dengan pembiayaan dari perbankan.

Pegadaian Jalin Kerjasama dengan Tokopedia Luncurkan “Tokopedia Emas”, fitur jual beli emas secara online.

Tokopedia Emas memberikan kemudahan Toppers (pengguna Tokopedia) untuk membeli dan menabung emas digital dalam jumlah (gram) kecil. Jika umumnya masyarakat harus membeli emas batangan dengan jumlah terkecil 0,5 atau 1 gram. Maka, di tabungan Emas Pegadaian bisa mulai Rp 5.000.

Masyarakat pasti senang karena sudah bisa berinvestasi emas. Ada beberapa level membership untuk para pengguna sesuai dengan transaksi emas yang dilakukan, yaitu Gold Club, Gold Prime dan Gold Prestige.

Proses transaksi pun relatif mudah, nasabah cukup mengisi jumlah emas yang dibeli dalam bentuk satuan gram atau rupiah, serta melakukan proses pembayaran yang sudah tersedia di aplikasi Tokopedia.

“Kami berharap fitur investasi emas ini akan semakin mendorong inklusi keuangan secara digital di Indonesia,” kata Leontinus Alpa Edison, Co-Founder and Vice Chairman Tokopedia. “Mempermudah masyarakat berinvestasi emas dan mendoronmg masyarakat memiliki literasi keuangan yang lebih baik,” paparnya.

Ko Leo tak mau mengungkap, kolaborasi Pegadaian dan Tokopedia diawali siapa yang lebih dulu mengajak, apakah Pegadaian atau Tokopedia. Ia hanya menjelaskan dengan ilustrasi orang yang akhirnya berpacaran dan kemudian menikah. “Biarlah menjadi rahasia mereka, yang pasti saling cocok,” ujarnya sembari tertawa lebar.

baca juga: majalah MATRA edisi cetak (print) terbaru — klik ini —

Bhimo Wikan Hantoro, Digital Transformation Leadership dan rekannya di Pegadaian. Bukan hanya Tokopedia, yang memiliki pegawai milenial di balik ‘dapur’-nya.

“Kegiatan di bidang investasi emas melalui aplikasi Tokopedia sangat aman, karena diasuransi,” jelas Harianto Widodo, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk PT Pegadaian (Persero)